Pengembangan Branding Pesantren PPTQ Putri Azzakiyyah, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta untuk Memperkuat Identitas dan Sarana Dakwah
Authors
Files
Abstract
Pengembangan branding yang strategis penting untuk dilakukan bagi Pesantren Tahfidz Putri Azzakiyyah (PPTQ Azzakiyyah) di Bantul, Yogyakarta, dalam memperkuat identitas lembaga dan fungsi dakwahnya. Di tengah persaingan ketat dalam ekosistem pendidikan Islam, pesantren tidak hanya harus unggul secara kualitas, tetapi juga mampu mengomunikasikan keunggulan tersebut kepada audiens yang tepat. Branding, yang lebih dari sekadar logo dan slogan, adalah upaya membangun identitas, reputasi, dan persepsi positif di benak masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif dalam perancangan logo baru PPTQ Azzakiyyah, yang memadukan prinsip branding dari Aaker (1996) dan Keller (2008) dengan nilai-nilai keislaman pesantren. Melalui wawancara mendalam, benchmarking, dan focus group discussion, dihasilkan sebuah logo yang sarat makna. Logo tersebut memadukan kaligrafi kufic yang melambangkan keteguhan pada Al-Qur’an dan syariah, dengan ornamen bunga berdelapan kelopak yang merepresentasikan delapan nilai inti pesantren. Pilihan warna teal, kuning-lime, dan abu-abu memberikan kesan tenang, optimis, dan modern. Perpaduan elemen tradisional dan modern ini bertujuan memosisikan PPTQ Azzakiyyah sebagai pesantren yang menggabungkan nilai-nilai salaf dengan pendekatan pendidikan kontemporer. Logo baru ini tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga sebagai alat strategis untuk memperkuat positioning lembaga, menarik minat calon santri, membangun jaringan alumni yang solid, dan menjadi media dakwah yang efektif di era digital. Dengan demikian, branding yang kuat akan membantu pesantren tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi umat.
References
Abumrad, Aaker, D. A. (1991). Managing brand equity: Capitalizing on the value of a brand name. New York, NY: Free Press.
Aaker, D. A. (1996). Building strong brands. New York, NY: Free Press.
Aaker, J. L. (1997). Dimensions of brand personality. Journal of Marketing Research, 34(3), 347–356. https://doi.org/10.1177 /002224379703400304
Brakus, J. J., Schmitt, B. H., & Zarantonello, L. (2009). Brand experience: What is it? How is it measured? Does it affect loyalty? Journal of Marketing, 73(3), 52–68. https://doi.org/ 10.1509/jmkg.73.3.052
Ghodeswar, B. M. (2008). Building brand identity in competitive markets: A conceptual model. Journal of Product & Brand Management, 17(1), 4–12. https://doi.org/10.1108/106104208 10856468
Hemsley-Brown, J., & Oplatka, I. (2006). Universities in a competitive global marketplace: A systematic review of the literature on higher education marketing. International Journal of Public Sector Management, 19(4), 316–338. https://doi.org/ 10.1108/09513550610669176
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2009. 09.003
Keller, K. L. (2008). Strategic brand management: Building, measuring, and managing brand equity (3rd ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of marketing (17th ed.). Harlow, UK: Pearson.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Harlow, UK: Pearson.
Ries, A., & Trout, J. (2001). Positioning: The battle for your mind (20th anniversary ed.). McGraw-Hill.